Untitled Document
Melihat, meraba, menerawang...
Untitled Document Untitled Document

Kontak

nurdinbahtiar@gmail.com
atau klik di sana

Humor

 

011. Insomnia
Seorang lelaki yang menderita insomnia (penyakit susah tidur) pergi meminta nasihat dokter. "Hitunglah dari satu sampai sepuluh, lalu ulangi lagi, demikian lakukan beberapa kali sampai kelopak matamu menjadi berat," kata dokter memberi nasihat. Beberapa hari kemudian lelaki yang malang itu kembali menemui dokter. "Kelihatannya keadaanmu bertambah buruk." kata dokter. Lelaki itu mengatakan bahwa semua ini akibat nasihat dokter itu. "Memang saya lakukan hitungan itu," katanya. "Tetapi setiap kali mencapai delapan, saya selalu melompat dari tempat tidur". "Mengapa begitu?" tanya dokter. "Karena saya seorang petinju" sahutnya.

012. Kacamata Nenek
Dengan penuh kesabaran seorang dokter mencoba berbagai kacamata untuk seorang nenek. Kelihatannya tak ada satupun dari kacamata itu yang bisa cocok dengan mata si nenek. "Jangan kecewa bu," kata dokter. "Untuk memperoleh kacamata yang cocok memang bukan suatu pekerjaan mudah". "Memang," ujang si nenek "Apalagi kalau kacamata itu adalah pesanan teman kita."

013. Cabut Gigi
Dengan tergopoh-gopoh dan diikuti oleh suaminya seorang nyonya memasuki praktek dokter gigi. "Anda bisa mencabut gigi dengan cepat, kan? Tidak usah hiraukan rasa sakit yang akan timbul. Tidak usah pakai suntik atau aspirin. Cabut saja langsung. Kami sudah hampir terlambat di airport." katanya. Sang dokter menatap nyonya itu dalam-dalam. "Nyonya, sepanjang karir saya sebagai dokter gigi, belum pernah saya menjumpai orang seperti nyonya. Nyonya benar-benar wanita yang hebat. Sekarang gigi mana yang hendak dicabut itu?". Nyonya itu berpaling pada suaminya, lalu berkata, "Ayo tunjukkan gigimu yang sakit itu pada dokter!".

014. Cabut Gigi Juga
Seorang nyonya bertanya pada dokter gigi tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencabut giginya. "Hanya sepuluh detik," sahut dokter. "Lalu, berapa biayanya?". "Seratus ribu rupiah," sahut dokter. "Seratus ribu rupiah? untuk pekerjaan yang hanya sepuluh detik?" kata nyonya itu dengan nada protes. "Hemm," kata dokter dengan tenangnya, "kalau nyonya mau, saya bisa mencabut gigi itu dengan lebih lama..."

015. Mummi
Sebuah tim ekspedisi arkeologi kembali ke negaranya dengan membawa mummi. Walaupun sudah bekerja keras, mereka tidak berhasil menyelidiki berapa usia mummi tersebut. Akhirnya ilmuwan-ilmuwan itu pun minta bantuan agen rahasia. Sesudah bekerja keras selama empat jam, akhirnya agen rahasia kelar dari laboratorium. "Usia mummi itu tepat 3147 tahun!" kata seorang agen. Ahli-ahli arkeologi itu heran dan menanyakan dari mana angka tersebut didapat. "Ah, mudah saja!" jawab seorang agen. "Mummi itu kami paksa mengaku".

Previous - 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - Next
Untitled Document

Sekedar informasi

Bukan pinter, gelar, apalagi harta yang akan kau bawa mati. Tapi akhlak baik selama kau hidup.
(Tumbuhan: semakin berisi semakin menunduk, hewan: semakin berisi semakin lamban, manusia: semakin "berisi" semakin songong).
Janganlah begitu, kelak kau akan mengetahui seberapa dahsyat neraka Huthomah itu...