Untitled Document
Melihat, meraba, menerawang...
Untitled Document Untitled Document

Kontak

nurdinbahtiar@gmail.com
atau klik di sana

Humor

 

001. Sukacita
Seorang Inggris, seorang Perancis, dan seorang Rusia sedang berbincang-bincang mengenai pengertian sukacita. "Sukacita", kata orang Inggris, "ialah bila kau tiba di rumah dan kau temukan sandalmu di dekat perapian yang hangat". "Kalian orang Inggris memang tidak punya selera", kata orang Perancis, "Bagi kami, sukacita ialah kau melakukan perjalanan bisnis dan berjumpa dengan seorang gadis cantik yang memberi tanggapan terhadap cintamu - dan setelah itu saling berpisah tanpa rasa menyesal". "Kalian salah", kata orang Rusia. "Sukacita sejati ialah bila kau sedang tertidur pulas jam empat pagi, lalu mendengar pintu diketuk dan di hadapanmu berdiri polisi rahasia, yang mengatakan 'Ivan Ivanovitch, anda kami tahan', lalu kau katakan padanya, "Maaf, Ivan Ivanovich adalah tetangga sebelah!".

002. Ransel
Di atas pesawat terbang ada tiga penumpang. Seorang pramuka, dosen, dan seorang usahawan. Tiba-tiba melalui pengeras suara terdengar suara pilot, "Dalam beberapa detik lagi pesawat akan jatuh. Sayang kita hanya memiliki tiga parasut. Saya perlu mengambil satu parasut, karena harus melaporkan bencana ini". Lalu pilot tersebut pun langsung turun. "Dan saya juga perlu mengambil satu," kata sang usahawan, "Karena saya mempunyai peranan besar dalam kehidupan umat manusia". Lalu dia pun langsung terjun menyusul sang pilot. Sang dosen menatap si pramuka, "Nak," katanya, "Saya sudah puas menjalani kehidupan ini. Tapi kau masih harus menjalaninya. Karena itu ambillah parasut ini, dan semoga Tuhan menyertaimu...". "Jangan bersedih pak," kata si pramuka. "Kita masih punya dua parasut. Yang diambil sang usahawan tadi adalah ransel saya..."

003. Oh Majikan
Seorang pekerja kurus kerempeng begitu takut pada majikannya. Sehingga pada suatu hari ketika dia sakit dan temannya menganjurkannya pulang, dia menyahut, "Oh, jangan. Nanti saya bisa dipecat oleh bos". "Jangan bodoh," kata temannya. "Dia tidak akan tahu. Lihat, hari ini dia tidak masuk". Pekerja itu pun pulanglah ke rumahnya. Tapi dari jendela dia melihat, bahwa majikannya sedang berada di kamarnya dan mencium istrinya. Dengan tergopoh-gopoh dia kembali ke kantor dan menjumpai temannya. "Sialan kau!, hampir saja saya tertangkap basah oleh bos."

004. Seratus Tahun
Pasien: Dokter, bagaimana cara saya bisa berumur 100 tahun?.
Dokter: Saya sarankan bapak menghentikan makan makanan berlemak dan tidak berkencan lagi dengan pelacur-pelacur.
Pasien: Nanti umur saya bisa mencapai 100 tahun?
Dokter: Bukan, tetapi rasanya akan seperti berumur 100 tahun.

005. Teriak
Tatkala melihat jumlah uang pada kuitansi biaya pencabutan giginya, Riyadi mengeluh, "Dokter, masa biayanya tiga kali lipat dari biasanya?". Dokter: "Ya, sengaja saya buat demikian, soalnya siapa yang menyuruh anda berteriak sekeras itu hingga dua orang pasien saya kabur mendengar teriakan anda?"

Previous - 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - Next
Untitled Document

Sekedar informasi

Bukan pinter, gelar, apalagi harta yang akan kau bawa mati. Tapi akhlak baik selama kau hidup.
(Tumbuhan: semakin berisi semakin menunduk, hewan: semakin berisi semakin lamban, manusia: semakin "berisi" semakin songong).
Janganlah begitu, kelak kau akan mengetahui seberapa dahsyat neraka Huthomah itu...